Kafe Black Box Siap Layani Pengunjung saat Ramadhan dengan Kelengkapan Fasilitas

1
890
Cafe Black Box-Lampung
Cafe Black Box-Lampung

JAJANANLAMPUNG.COM, BANDARLAMPUNG — Sebulan lebih menjelang bulan suci Ramadhan, Black Box kafe mengebut proses finishing pembangunan fasilitas kafe.

Saat ini Black Box yang berlokasi di Jalan Sultan Haji, Kota Sepang, Bandar Lampung itu tengah dalam tahap finishing pasca soft opening 1 April 2017 lalu.

Sebelum Rahmadhan semua ditargetkan selesai dengan penambahan fasilitas mushola, toilet, lesehan, meja kursi, awning (kanopi) otomatis dan lainnya.

“Jadi saat hujan pengunjung tidak akan kehujanan, pengunjung akan merasakan nuansa di pelabuhan sambil menikmati makanan dan minuman dengan diiringi alunan musik,” kata Dona, Sang Owner.

Dona menjelaskan Black Box merupakan penyempurnaan kafe berkonsep container yang tengah ramai di Bandar Lampung.

Black Box hadir dengan 19 boot di dalamnya yang menawarkan lebih kurang 152 menu makanan dan minuman.

Menu makanan spesial diantaranya Nasi Goreng spesial, Pizza mini, nasi cup, burber, pempek pentol beranak, roti gulung, chicken balls, potato wedges.

Pria yang berlatar belakang EO salah satu perusahaan rokok ini menerangkan, Black Box penyempurnaan beberapa foodcourt yang ada di Lampung, baik dari segi konsep, gambar tampilan, edukasi dan cara pengelolaan mitra kerja (booth).

“Konsep container yang telah ada belum menggambarkan apa itu container, dimana tempat container, maka saya akan membuat seolah-olah para pengunjung merasakan berada di pelabuhan di mana container berada,” katanya.

Yang menarik dari Black Box Foodcourt, yaitu setiap booth memiliki warna dan gambar yang berbeda, ada tokoh kartun, mural, abstrak berikut tulisan aksara Lampung dan bahasa Indonesia yang memuat kata-kata humor dan motivasi.

Gambar dan tulisan itu secara periodik 6 bulan sampai 1 tahun akan berganti, sehingga pengunjung tidak bosan.

Melalui tulisan aksara, Black Box juga mencoba mengedukasi  pengunjung tentang salah satu kebudayaan Lampung, baik dari tulisan yang terpampang pada setiap booth juga ada pada bendera yang tertancap pada kotak yang berada di setiap meja pengunjung.

“Jika pengunjung datang ntuk memesan, pramusaji akan menancapkan bendera dengan warna booth yang menjual makanan dan minuman.

Bendera itu selain mempunyai identitas warna yang berbeda juga memiliki tulisan aksara Lampung, sehingga pengunjung akan terpancing untuk membaca dan paling tidak tertarik untuk tahu makna aksara itu,” ujarnya.

Dalam pengelolaan mitra kerja, Black Box menerapkan konsep yang tidak memberatkan mitra kerja dengan sistem mitra seumur hidup. Tidak ada uang sewa, listrik, air dan keamanan.

Black Box juga siap menghibur konsumen dengan live music. Atau bagi kamu ingin berselancar di dunia maya bisa memanfaatkan free WLAN yang disediakan.

Menu makanan special yang ditawarkan Black Box di antaranya mie ramen dan sate thaican. Untuk minumam ada Siger ice yang menggambarkan ciri khas Lampung, ada pula Paris Van Java ice.

Harganya pun terjangkau, makanan di sini dibanderol hanya Rp10-25 ribu. Sementara untuk minuman dari Rp5-20 ribu.

Buat kamu yang penasaran buat nongkrong di Black Box, catat jam operasionalnya, ya. Dari pukul 16.00 sampai 22.00 WIB. (JL)

1 COMMENT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here