House of Gayo’s Tawarkan Menu Kaya Rempah Khas Aceh

0
516
Nasi Briyani, Foto Eksklusif
Nasi Briyani, Foto Eksklusif
Bandarlampung—Mau menikmati berbagai menu makanan khas Aceh yang kaya akan rempah-rempah? Jajananlampung.com merekomendasikan House of Gayo’s Coffee untuk Anda kunjungi.

Tempat yang menyajikan berbagai menu makanan dan minuman yang semuanya khas Aceh ini berlokasi di Jalan Sultan Haji, Sepangjaya (depan perempatan jalan Kayu Manis), Kedaton, Kota Bandar Lampung.

Menu makanan yang mampu menggugah selera di House of Gayo’s Coffee di antaranya gulai kari kambing, soto, sop sapi, nasi briyani, dan bubur. “Untuk minuman, ada teh tarik, sirop Aceh, dan jus markisa dicampur dengan jus mangga,” terang Risma Dewi, penanggung jawab House of Gayo’s Coffee kepada jajananlampung.com.

Harga yang ditawarkan per porsi untuk gulai kambing Rp25 ribu, soto rawon Rp20 ribu, sup sapi Rp20 ribu, nasi briyani Rp25 ribu, dan bubur Rp20 ribu. Untuk minuman mulai dari Rp5.000 sampai Rp15 ribu.

Lebih lanjut Risma menjelaskan berbagai keunggulan menu yang disajikan. Kari kambing khas Aceh merupakan olahan dari berbagai bumbu seperti serai, bungong lawang keling, daun pandan, daun salam, bawang putih keprek, bawang merah iris, dan daun temurui (bay leaf). Setiap tetes kuahnya menghadirkan rasa aneka rasa serai, gurih, pedas hangat, asin dan asam.

Soto khas Aceh tidak seperti soto-soto di Jawa yang umumnya menggunakan daging ayam. Soto Aceh menggunakan daging sapi sebagai bahan dasar. Kuahnya memiliki tekstur yang kental karena menggunakan santan.

Rasanya yang gurih dan nikmat dihasilkan dari bumbu-bumbu rempah seperti ketumbar, jahe, kemiri, dan bawang putih. Soto Aceh juga disajikan dengan irisan tomat, jeruk nipis, seledri, acar, emping, serta bawang merah goreng sebagai pelengkap.

Untuk nasi biryani merupakan nasi kuning yang memiliki cita rasa kaldu sapi dengan rempah-rempah minyak samin, kacang-kacang, jintan, cengkih, kapulaga, kayu manis, daun salam, koja, ketumbar, daun min, jahe, bawang bombai, dan bawang putih tak lupa daun temurui. Nasi yang disajikan menggunakan daging sapi, daging ayam, dan telur rebus serta udang.

Sedangkan bubur diolah dengan gunakan kaldu daging sapi alami, hasil dari air kaldu daging sapi yang dimasak bersama air. Kaldu yang dihasilkan dari daging sapi tersebut dipergunakan untuk memasak beras bersama tentunya juga tidak ketinggalan rempah-rempah pilihan sebagai penambah enak kuliner Aceh.

Bubur dinikmati bersama emping, acar, sambal dan udang segar. Saat menikmatinya akan terasa gurih kaldu sapi dan manisnya udang segar.

Selain itu, di tempat ini juga menawarkan berbagai kopi bubuk spesial yang didatangkan langsung dari provinsi Serambi Mekah seperti original arabika super quality, original arabika high quality, robusta platinum superquality, robusta platinum high qualtily, dan reasted natural arabika dengan harga per kilogramnya mulai dari Rp110 ribu sampai dengan Rp260 ribu.

House of Gayo’s Coffee memiliki program makanan gratis setiap hari Jumat untuk para tukang ojek, supir angkot,pengemis, pemulung, anak yatim piatu, anak jalanan, penyapu jalanan dan orang telantar.

Program makan gratis telah berjalan dua tahun, setiap Jumat membagikan makan gratis sebanyak 70—100 porsi. Yang dibagikan pada dua titik. Pertama, di Gotongroyong (depan kantor Gojek) dan di House of Gayo’s Coffee.

Nah, ingin menikmati sensai berbagai makanan khas Aceh? Ayo kunjungi House of Gayo’a Coffee yang beroperasi dari pukul 09.00—22.00!. (JL)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here