Ridho Ficardo: MIPI Awards 2017 Penghargaan Kepala Daerah Berprestasi

0
70
M. Ridho Ficardo menyematkan PIN MIPI Awards 2017 pada Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan
M. Ridho Ficardo menyematkan PIN MIPI Awards 2017 pada Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan
MIPI Awards 2017
Jajananlampung.com, Jakarta–Masyarakat  Ilmu Pemerintahan Indonesia (MIPI), menyerahkan penghargaan MIPI Awards 2017 kepada kepala daerah berprestasi di Indonesia di Ball room Putri Ratna Hotel Grand Sahid Jaya, Sabtu (4/10/2017).

MIPI sebagai bentuk penghargaan kepada karya bakti kepala daerah se-indonesia yang telah memberikan kontribusi luar biasa bagi pemerintahan dalam negeri,terang Ridho.

Para Penerima MIPI Awards 2017
Para Penerima MIPI Awards 2017

Kegiatan ini akan digelar setiap tahunnya, hal ini sebagai bentuk apresiasi MIPI terhadap para pemimpin yang telah memberikan sumbangsih guna kemajuan daerah yang dipimpinnya.

“Kita berharap pada semua katagori, agar menurunkan kiat-kiat dalam memimpin daerah, untuk kemajuan pemerintahan dalam negeri,” harapnya.

Lebih lanjut Ridho menjelaskan ada 4 kategori penghargaan diantaranya kepala Derah yang berprestasi, praktisi pemerintahan, pemerhati pemerintahan, dan ilmuwan pemerintahan.

Sedangkan penilaiannya dilakukan oleh tim komite yang berkompeten dibidangnya masing-masing,” tambahnya.

Pada ajang MIPI Award 2017 Gubernur Jawa Barat Dr Ahmad Heryawan Lc.MSi terpilih sebagai Kepala Daerah berprestasi 2017.

Bupati Kulon Progo dr. Hasto Wardoyo SPOG, Bupati Agam Ir.Indra Catri MSP dan Walikota Pontianak Sutarmidji,SH.MHum untuk katagori praktisi pemerintahan.

Sementara untuk katagori pemerhati pemerintahan diberikan kepada Dr Robert Endi Jaweng MAP.

Terakhir anugerah MIPI Awards katagori ilmuwan pemerintahan jatuh kepada Prof.Dr Eko Prasojo Mag.rer.Publ.

Kegiatan yang diisi orasi ilmiah dari penerima MIPI Awards 2017 katagori Ilmuwan Pemerintahan Prof Dr Eko Prasojo Mag.rer.Publ.

Menyampaikan point tentang UU Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara yang menjadi landasan hukum dalam perubahan sumber daya manusia.

“Indonesia akan memasuki babak baru kebijakan dan manajemen SDM aparatur dari closed carrer system menuju open career system,” sebutnya.

“Pengisian jabatan dalam birokrasi akan dilakukan secara terbuka dan kompetitif dikalangan PNS berdasarkan kompetensi dan kinerja,” lanjut Eko. (rls)

Save

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here