Kreasikan Unsur Lokal dalam Menu Modern

0
142
Chef Ruli.
Chef Ruli.
Jajananlampung.com, Bandarlampung–Di balik varian menu lezat yang ditawarkan Hotel Novotel, ada sosok luar biasa yang begitu piawai meracik bahan masakan hingga terhidang sempurna di meja makan.
Dialah Chef Ruli. Jajanan Lampung berkesempatan ditemui jajananlampung.com.

Koki dengan seabrek jam terbang ini memaparkan tentang konsep hingga cara mengolah masakan agar menu yang disajikan mampu memanjakan lidah tamu Novotel yang amat beragam.

“Selain menu lokal, market Novotel ini tertuju ke lokal juga tamu luar negeri.

Saat ini yang banyak menginap dari India, Bangladesh, dan Eropa. Sebab, di kawasan Panjang ada proyek yang menyerap tenaga kerja dari India dan Bangladesh.

Dari kondisi itu, kami harus dapat menyajikan selera yang mereka inginkan. Untuk itu, dibutuhkan kreasi dan inovasi dari tim chef Novotel.

Walau begitu, menu tradisional Lampung juga selalu tersedia,” kata chef yang sudah melanglang buana hingga Afrika dan Abu Dhabi ini.

Sebagai chef, Ruli mesti mampu mengkreasikan berbagai resep, termasuk menu Western, dengan sentuhan-sentuhan lokal.

Alhasil, terciptalah menu khas yang bakal meninggalkan kesan bagi tamu usai menyantapnya. “Menu daerah sampai menu Western selau tersedia di Novotel. Tapi, tentu kami harus mengemas menu-menu itu dapat sentuhan lokal ala Novotel supaya mendapat interest dari pengunjung,” ucap dia.

Salah satu caranya, urai Ruli, dia sering mengkreasikan menu-menu dengan memberinya nama-nama yang kental dengan unsur lokalitas Lampung.

“Selain bahan-bahannya yang di-mix, kami juga memberikan ikon lokal ke dalam nama menu, seperti nasi goreng krakatau dan gulai simba bakauheni.

Nama-nama ikon Lampung lain seperi Way Kambas dan Raden Intan juga kami masukkan ke dalam menu kami. Itu menjadi cara Novotel untuk memperkenalkan Lampung kepada tamu dari luar,” papar pria yang sudah puluhan taun menjadi juru masak ini.

Menurutnya, tamu di Lampung sama seperti di Jakarta, yakni seleranya sangat beragam dan tidak melulu terpaku dengan menu tertentu. “Maka itu, kami sering memadukan seruit dengan masakan khas Jawa atau Sunda. Dan, itu dapat diterima oleh lidah orang Lampung. Kami juga memasukkan sentuhan modern ke dalam menu tradisional, seperti memberikan saus mozarella,” ujar dia.

Selain itu, utambah dia, dalam momen-momen tertentu, koki juga harus mampu mengkreasikan menu, baik makanan maupun minuman, sesuai dengan tema. Seperti pada momen Natal, Chef Ruli mengkreasikan minuman dengan warna merah dari buah stroberi. “Merah identik dengan Santa Clause. Ditambah dengan sedikit pernak-pernik Natal, tersajilah menu sepsial untuk memen Natal,” ucapnya. (JL)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here