PUNCAK MAS,Melepas Pandang dari Balkon Kota

0
228
Objek Wisata Puncak Mas Lampung
Objek Wisata Puncak Mas Lampung
Jajananlampung.com, Bandar Lampung–Puncak Mas, sepotong lokasi di bahu Gunung Betung lereng Bandar Lampung itu kini menjadi balkon kota.

Dari perbukitan yang berada di Kelurahan Sukadanaham itu, panorama kota Bandar Lampung seperti berada di hadapan. Jika malam, lampu-lampu kapal nelayan di Teluk Lampung seperti kunang-kunang. Sedangkan ingar bingar lampu kota gemerlap laksana pertunjukan sirkus.

Mengunjungi spot wisata milik Thomas Azis Riska ini tak sulit. Jika dari arah Telukbetung, pengunjung bisa mengakses dengan jalur wisata dari Citraland, PDAM Way Rilau, Tugu Durian, Lembah Hijau, lalu belok kiri menanjak.

Jika dari Tanjungkarang atau Rajabasa, masuklah ke arah Perumnas Kemiling, masuk Jalan Raden Imba Kesumaratu, dan teruskan hingga bertemu tanjakan berpetunjuk arah “Puncak Mas” di sebelah kanan.

Puncak mas, Lampung
Puncak mas, Lampung

Jalan menanjak itu adalah jalan baru pintasan yang diprakarsai sang pemilik Gubuk Mas ini. Cukup terjal karena ambilan dari wisata ini adalah semacam gardung pandang kota.

Namun, ketika sampai lokasi, tanjakan itu terobat oleh suasana resor dengan area pandang ke arah kota. Penataan pintu masuk dengan area parkir luas dan datar di kiri lokasi terlihat apik.

Dari pintu masuk, tulisan “Puncak Mas” terbuat dari neon sign merah membelalakkan mata di hamparan rumput hijau rapi yang memeluk kontur bukit.

Di latar belakang, pohon-pohon durian besar yang dibiarkan tumbuh ditumpangi menara pandang melingkar. Dengan tangga dan gardu dari kayu, lokasi itu menjadi daya tarik favorit untuk berselfie ria.

Resto dan tempat berselfidi puncak mas
Resto dan tempat berselfidi puncak mas

Ada belasan unit bangunan aneka fungsi di lokasi itu yang dirancang secara unik. Sentuhan kayu mendominasi sehingga kesan natural begitu mengena.

Terlebih, lokasi yang dikelilingi pepohonan besar yang merimbun membangun spekta dan suasana alamiah pada tempat wisata berkonsep balkoni itu.

Sholeh, General Manager Puncak Mas kepada jajanan Lampung, mengatakan, awalnya tempat ini adalah kebun durian milik Thomas Rizka.

Ladang seluas lima hektare itu hanya menjadi tempat persinggahan tokoh muda Lampung itu untuk bersantai ketika penat dari kegiatan bisnis maupun politik.

“Di sini dulu cuma ada gubuk. Kalau Pak Thomas Riska penat, paling ke sini ngadem. Di sini kan lokasinya tinggi dan sejuk. Makanya banyak pemancar televisi dekat sini,” kata lelaki bertubuh gempal itu.

Sholeh, General Manager Puncak Mas
Sholeh, General Manager Puncak Mas

Namun, sejak mundur dari dunia politik, kata Sholeh, Thomas Riska kembali ke dunia bisnis dengan lebih berkonsentrasi ke bidang pariwisata.

“Awalnya kan beliau bikin rumah yang sekarang jadi Bukit Mas itu. Nah, ternyata rumah itu cocok untuk tempat wisata. Nah, setelah Bukit Mas itu jadi hotel dan resto, gubuk di sini dibangun juga jadi tempat wisata.

Konsep awalnya adalah resor dengan foodcourt dengan view Kota Bandar Lampung, tetapi sekarang berkembang jadi seperti sekarang ini,” kata pria yang mengaku masih kerabat Thomas Riska itu.

Semilir angin gunung seolah tak henti membias setiap pengunjung. Jika langit cerah, dari balkon-balkon yang terpasang di pokok-pokok pohon besar itu pengunjung bisa menerawang jauh ke sudut-sudut pandang yang ada di bawahnya.

Selain menjual lokasi, posisi, dan fasilitas peninggi, kini aneka fasilitas dan wahana sudah tersedia. Ada rumah-rumah pohon, musala yang rasik dan nyaman, food court, balon udara, sepeda gantung, karaoke, live music, hingga cottage.

“Ke depan, kami akan membuat kereta gantung. Nanti, kereta gantung ini bisa dinikmati untuk menghubungkan Puncak Mas di sini dengan Gubuk Mas di sana. Dua-duanya milik Pak Thomas Riska,” kata Sholeh.

Dibangun pada 2016, Puncak Mas kini telah menjadi tempat favorit yang banyak dikunjungi wisatawan dari berbagai daerah di luar Lampung.

Sholeh mengaku, di zaman medsos yang memberi kemudahan informasi sekarang ini, pengunjung adalah humas terbaik.

Dengan melayani dan memberikan fasilitas terbaik di Puncak Mas, kata dia, pengunjung akan menginformasikan baik dengan kata-kata, terlebih dengan gambar-gambar mereka berfoto kepada seluruh rekannya. “Kami promosi menggunakan media sosial,” kata dia.

Tempat wisata Puncak Mas yang beroperasi mulai pukul 8.00 sampai 24.00 WIB ini benar-benar mempesona. Setiap pengunjung hanya dikenai biaya tiket masuk Rp20 ribu. Bagi anda yang ingin berkunjung, bisa mengulik info di kontak 0821 8115 5115. (JL/HER).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here