Yangti, Integrasi Wisata, Kuliner, dan Kafe di Lampung Tengah

0
211
Pintu masuk Yangti
Pintu masuk Yangti
Jajananlampung.com, Lampung Tengah—Di Lampung Tengah ada tempat yang menyediakan wisata dengan paket lengkap. Di tempat yang bernama Yangti itu, Anda dapat berwisata kuliner, bermain, dan melihat kebun
binatang mini.

Yangti berada di Jalan Proklamator Raya No. 222, Bandarjaya Baru, Lampung Tengah, Provinsi Lampung. Untuk menuju Yangti, lebih kurang 1 jam 30 menit dari Bandara Radin Inten II.

Yangti yang berada di atas lahan seluas 4.000 m2 mengombinasikan wisata kuliner, wisata alam, edukasi, dan kafe dalam satu lokasi yang asri.

Memasuki lokasi ini, Anda akan disuguhkan tiga tempat wisata kuliner. Satu tempat berada di luar pintu masuk bersebelahan dengan parkir kendaraan dan dua tempat lagi berada di dalam pintu.

“Kami juga menyedia ruang rapat yang dapat digunakan untuk berbagai acara seperti seminar, gathering, dan meeting dengan kapasitas lebih kurang 100 orang, dilengkapi dengan peralatan yang dapat dipesan sesuai kebutuhan pengunjung. Selain itu, juga disediakan gratis fasilitas wi-fi, musala, dan toilet,” terang Susi, penanggung jawab Pondok Makan Yangti kepada tim Jajananlampung.com.

Rumah makan ini juga menyajikan hidangan khas Nusantara dengan citarasa yang lezat dan nikmat, di antaranya olahan ikan, ayam, seafood, bakso, soto, sayuran, pecel, keredok, gado-gado, dan lumpia.

“Untuk minuman ada berbagai varian jus, sop buah, es campur, kepala muda, dan minuman dingin lainnya. Harga yang ditawarkan untuk menu makanan mulai dari Rp6.000—Rp35 ribu, sedangkan untuk minuman Rp5.000—Rp15 ribu,” tambah dia.

Selain itu, di lokasi Pondok Santap Yangti, saat Anda menelusuri ke dalam, ada pintu masuk ke kawasan Pondok Yangti. Tempat ini merupakan Wisata Alam Karya Tama Terpadu. Untuk masuk ke lokasi wisata alam ini, Anda cukup membanyar tiket masuk Rp10 ribu.

Pintu masuk di Pondok Yangti
Pintu masuk di Pondok Yangti

Memasuki kawasan ini, Anda akan disambut dengan indahnya warna-warni lampion yang tergantung di atas pohon, seakan mempersilakan untuk lebih jauh lagi menikmati keindahan lainnya.

Kawasan yang mengoleksi delapan puluh jenis obat-obatan tradisonal, berbagai pohon buah-buahan seperti mangga, durian, jambu air, jambu batu, buah naga, dan rambutan. “Nah, saat musim buah, pengunjung dapat mencicipi buahnya,” terang Betty, penanggung jawab kawasan ini.

Para pengunjung juga dapat melihat mendengar indahnya suara beberapa burung yang berada dalam sangkar yang tertata dengan rapi. Bukan hanya burung, ada juga kera yang dapat menjadi hiburan tersendiri bagi para putra-putri anda untuk memberikan makanan yang telah disediakan di lokasi ini.

Kolam Renang
Fasilitas Kolam Renang di Pondok Yangti

Lebih lanjut Betty menerangkan kami juga memiliki fasilitas lain dua kolam renang yang dapat menampung lebih kurang 300—400 orang.

Juga terdapat wahana permainan untuk kegiatan camping ground, outbound,seperti flying fox, jaring laba-laba, dan berjalan di atas tali. “Terdapat beberapa perahu yang dapat dipergunakan untuk mengelilingi danau yang berada di lokasi pondok.” jelasnya.

camping ground
camping ground

Terdapat juga beberapa pondokan untuk beristirahat pengunjung sembari menikmati keindahan alam sekitar.

“Tidak berhenti sampai di situ, bagi anda pecinta selfie, kami juga memiliki spot yaitu di bawah puluhan payung warna-warni yang tergantung di atas.

Tempat ini juga cocok untuk foto pre-wedding bagi pasangan yang akan menikah. Juga ada pohon harapan yang dipenuhi harapan para pengunjung sebelumnya dalam sebuah pita berwarna-warni menggelantung di bawah ranting pohon. Lokasinya sebelah kiri pintu masuk,” terang Betty.

Spot Selfie Pondok Yangti
Spot Selfie di Pondok Yangti

Saat kami mendekati pohon tersebut, pita warna-warni bertuliskan “Semoga Tidak Jomblo Lagi”, “Semoga Cinta Kami Kekal Selamanya”, dan masih banyak lagi tulisan-tulisan harapan pengunjung yang tergores dalam
pita.

Bukan hanya itu, di lokasi ini juga terdapat kafé dengan jam operasional dari pukul 15.00—23.00. Sangat disayangkan kami datang pada siang hari jadi tidak dapat menikmati keindahan lampung warna-warni yang menghiasi miniatur Menara Eiffel di depan Kafé Yangti.

Pondok Yangti merupakan embrio terbentuknya wisata terintegrasi. Pada tahun 2003, pemilik Arif, lulusan SPBMA, dan sang istri yang juga lulusan pertanian berkeinginan mempunyai lokasi tanaman obat-obatan sebagai sarana edukasi para siswa SMU di Lampung.

Sebelumnya, ada lima ratus jenis tanaman obat-obatan. dari hasil tanaman tersebut diolah menjadi berbagai obat dalam bentuk kapsul dan dipasarkan di wilayah Bandarjaya.

Perkembangannya, pada 2008 dibangunlah kolam renang dan beberapa fasilitas lainnya, sehingga seperti sekarang ini.

Mari berkunjung ke Pondok Makan Yangti. Bagaimana, Anda tertarik? Catat jam operasional Pondok Makan Yangti yakni pukul 07.30—21.00 WIB, sedangkan Kafé Yangti pukul 15.00—23.00. (JL/LB)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here