Samsung, Ayam Geprek dengan Rasa Terukur

0
253
Ayam Geprek Samsung
Ayam Geprek Samsung
Jajananlampung.com, Bandar Lampung— “Waduh, nggak abis gua. Kepedesan!” Anda pernah mengeluh demikian ketika makan di restoran atau tempat makan? Atau, muncul pertanyaan; “Kok ayamnya jadi kecil, ya?”

Ahaiii….. kekecewaan itu tidak bakal terjadi di Ayam Geprek Samsung di Jalan ZA Pagaralam, No.14 A, Rajabasa, Bandar Lampung.

Sebab, akurasi racikan bumbu dan berat bahan baku yang disajikan terukur dengan tepat. Lebih dari itu, sambalnya tidak dibuat massal, melainkan diolah dadakan ketika ada pesanan.

“Nama kedai kami seperti merek elektronik, Samsung. Tetapi sesungguhnya itu singkatan dari sambal langsung. Artinya, sambal kami yang merupakan unsur terpenting dari bumbu ayam geprek dibikin langsung atau dadakan,” kata Kasiran Tajusa, pemilik Ayam Geprek Samsung kepada Jajananlampung.com.

Mengapa mengutamakan akurasi..? Kasiran yang sudah malang melintang di bisnis kuliner ini menyebut pertimbangannya adalah konsistensi rasa. Untuk mempertahakan rasa yang konstan dan pasti, kata pria kelahiran Pelambang ini, ia punya standar yang ketat.

Di Ayam Geprek Samsung, tambah bapak tiga anak ini, ada tiga level kepedasan sambal. Level standar dengan sebutan Standardnyoss dengan 10 gram caplak asli Lampung dengan kematangan yang sama. Level dua dengan sebutan Hotnyoss dengan 16 gram cabai. Sedangkan Ekstrahotnyoss dibubuhi 20 gram cabai.

“Saya pakai ukuran gram supaya akurasinya terjaga. Kalau pakai hitungan berapa buah, apalagi kira-kira, rasa bisa tidak konsisten. Sebab, besar cabaia setiap musim tidak sama,” kata pedagang yang pernah buka lapak pecel lele ini.

Bukan cuma sambal, ukuran ayam yang disajikan juga akan selalu sama. Ia juga menggunakan timbangan untuk menentukan setiap potong ayam pada setiap porsi.

Soal rasa, pengalaman di dunia kuliner telah mengajarkan selera terbaik. Demikian juga dengan soal tekstur  ayam maupun komposisi yang membuat penikmatnya merasakan sensani tidak biasa.

Untuk mengolah ayam sebagai bahan baku utama, misalnya, Kasiaran mendahului dengan mempresto dengan tingkat kematangan terukur. Itu yang membuat Ayam Geprek Samsung bertekstur utuh tetapi empuk sampai ke tulang.

“Saya tidak menambahkan tepung untuk menggorengnya, tetapi kami lapisi dengan telur berbumbu. Di situ kita bisa merasakan keaslian rasa ayamnya,” kata dia.

Dengan kualitas olahan dan kesegaran sambalnya, harga yang ditawarkan tidak beda dengan ayam biasa. Satu porsi ayam geprek Samsung plus nasi Cuma Rp15 ribu. Jika ingin dibungkus dan nasinya masak sendiri di rumah, Anda cukup bayar Rp12 ribu.

Sebagai pelengkap, Anda bisa pesan jenis lauk lain yang diolah dengan akurasi rasa yang pas lainnya. Antara lain paket nasi ceker Rp10.000, tahu dan tempe Rp5.000, serta kerupuk Rp1.000/bungkus.

Sedangkan untuk minuman tersedia juga es teh manis Rp3.000, es Jeruk Rp5.000, es coffee Rp6.000, air mineral cup Rp500,  air mineral botol Rp3.000, es tawar Rp1.000.

Kasiran mengatakan, penciptaan Ayam Geprek Samsung yang mengandalkan konsep fresh atau kesegaran ini untuk menguatkan citra Lampung. Menurut dia, makanan khas Lampung memang bukan ayam geprek, tetapi konsep penyajian yang semua segar dengan sambal dadakan adalah pendekatan kepada lidah Lampung pada umumnya.

Anda ingin merasakan tetapi mager alias malas gerak? Silakan kontak nomor 0813 7967 1456 untuk pemesanan. Kurir dari ojek online bisa mengantar pesanan Anda mulai jam 10.00—21.00 WIB. Ayam geprek Samsung, Asli Lampung. (JL).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here