Rempah Teri Medan, Magnet Rasa Nasi Bakar Hijau “Leipe”

2
196
Nasi bakar Hijau
Pramusaji Kafe Leipe menyajikan spesial Nasi Bakar Hijau dan Tahu Cabe Garam
Jajananlampung.com, Bandar Lampung —- Jika tukang sate mengundang penikmatnya dengan aroma daging terbakar, maka nasi bakar hijau Toko Kopi Leipe mengadobsi cara itu.

Tetapi, modus itu bukan tipuan. Aroma yang keluar dari rempah dan teri Medan yang menjadi bumbu utama nasi panggang ini benar-benar dapat dinikmati, bukan sekadar uap.

Harum dari teri dan rempah itu adalah magnet bagi pecinta kuliner nasi bakar ini. Dari proses pengolahan yang “on the spot”, pengunjung Kafe Toko Kopi Leipe sudah bisa meraba rasa menu yang akan disuguhkan.

Dan, saat hidangan sudah berada di atas meja, daya tarik dari indra penciuman akan bertambah dengan tampilan nasi yang berwarna hijau terlihat pulen dan merangsang selera.

Nasi Bakar Hijau
Nasi Bakar Hijau didampingi ayam bakar, tahu-tempe

Air liur Anda mulai meleleh…? Jika Anda tinggal atau berkantor di seputaran Way Halim, maka keberuntungan itu lebih dekat. Anda bisa makan siang dengan selera nabrak di tempat nongkrong yang berada di di Jalan Mayjen Ryacudu, Perum Korpri, Blok D8 No.7, Sukareme Bandar Lampung (sebelum Kampus ITERA).

Nasi yang satu ini dijamin bisa memicu semangat makan dangairah hidup. Dengan nasi dibungkus daun pisang beraroma sangat wangi berpadu dengan aroma rempah dan teri Medan akan menggugah selera makan.

Warna hijau yang menjadi pembeda dari nasi bakar lainnya berasal dari daun sawi yang diblender sebagai pewarna.

Bukan sekadar warna, unsure sayur dalam sawi adalah suplemen penting bagi penikmat yang agak kurang suka dengan sayuran.

“Konsep nasi bakar hijau kami adalah memadukan unsure karbo dengan manfaat sayuran.

Sedangkan sebagai penarik rasa dan aroma, kami kuatkan pada rempah dan teri Medan. Ini akan menjadi dominan pada rasa nasi bakar kami,” kata Elisnawati, pemilik kafe ini.

Sebagai pendamping, nasi bakar ini lengket jika disandingkan dengan ayam bakar bumbu pedas, tahu-tempe goreng.

Lalu, tak lupa sambal terasi yang menyengat dan lalapan komplet nan segar-renyah.

Kafe dengan konsep industrial ini terdiri dari dua lantai. Dengan lahan parkir cukup luas, warung nongkrong ini dilengkapi fasilitas wifi gratis, live musik, ruangan rapat yang bisa menampung 40 orang, toilet bersih, dan beberapa spot selfi.

Selain nasi bakar,kafe ini juga member ruang kepada pengunjung yang menginginkan menu lain. Ada nasi goreng polos, nasi goreng seafood, nasi goreng hijau, nasi goreng oseng daging, nasi ayam geprek, nasi ayam bakar seafood, dan nasi chiken katsu. Harga mulai dari Rp17 ribu sampai Rp25 ribu.

Ada juga pasta carbonara, spageti bolognise, dan spageti balacan yang dibandrol Rp25 ribuan.

Ada empat menu olahan kafe ini yang bisa menjadi langganan. Yakni, kopi, nasi, mie, dan pasta. Kopi sebagai trade mark kedai, tersedia empat kopi khas yang siap disruput pengunjung. Yakni, kopi Toraja, Kopi Belalau, Kopi Sumendo, Java Moccadan Kopi Toraja.

Soal harga, tenang Bro, dibandrol Rp10 ribu doang.

Juga tersedia ice blend seperti avocado, greentea, oreodan chocolate dengan harga mulai Rp19 ribu sampai Rp24 ribu. Moctail rain bow d’jabo, blue sunrise, blue strawberry  dan virgin mint blue harga Rp18 ribu- Rp20 ribu.

Selain itu juga ada olahan tea, chocolate based, eksspreso based, flovour latte dan brew method dengan harga dibandrol Rp9 ribu sampai Rp26 ribu.

Olahan minuman ini dapat dinikmati panas dan dingin.

Selain itu kita ada beberapa menu makanan ringan diantaranya fren cfries balado, fren cfries original, pempek, big burger, mini burger, hot dog, jamur  crispy, lumpia pisang coklat, dan lumpia semarang.

Lalu, ada juga mix plater, tahu cabe garam, pisang goreng keju, cireng, sosis bakar, roti bakar spesial, tooster sandwich, chizza, chicken cream soup,dan corn cream soup. “Untuk menu-menu ini kami pasang harga muai Rp12 ribu sampai Rp45 ribu,” kata Erna.(JL).

 

2 COMMENTS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here