Umitra Lampung Ajang Diskusi Uji Sahih RUU Pemetaan Pembangunan Para Senator

0
43
Umitra Lampung
Suasana Diskusi RUU Diskusi Uji Sahih RUU Pemetaan Pembangunan
Jajananlampung.com, Bandar Lampung—Guna Penyusunan Rancangan Undang- Undang (RUU) pemetaan pembangunan daerah diperlukan kegiatan Uji Sahih, akademisi universitas menjadi tempat yang persentatif bagi para senator untuk mendiskusikan guna memperkuat daerah dalam melakukan proses pembangunan.

Universitas Lampung dan Universitas Mitra Lampung terpilih menjadi tempat diskusi kegiatan Uji Sahih RUU Pemerataan Pembangunan Daerah, yang dibuka Ketua Komite I DPD RI Benny Ramdani, di ruang Rapat Rektorat Universitas Mitra Indonesia., Selasa (2/9/2018).

Anggota Komite I DPD RI turut hadir dalam kegiatan tersebut diantaranya Sofwat Hadi, Muhammad Idris, Andi Surya, Adkhali, Kepala Bappeda Taufik Hidayat mewakili Gubernur Lampung, akademi Unila Tisnanta akademisi Fakultas Bisnis UMITRA Desmon, para mahasiswa, dan tokoh-tokoh masyarakat dan pemuda Lampung.

“Daerah harus bisa menjadi basis laju pertumbuhan ekonomi menuju kesejahteraan, dalam menuju kearah itu diperlukan ada payung hukumnya agar pembangunan itu merata di seluruh Republik Indonesia sehingga tidak terjadi ketimpangan”, terang Benny saat membuka diskusi.

Untuk Lampung kami memilih akademisi Universitas Mitra Indonesia dan Universitas Lampung menjadi tempat diskusi uji sahih karena kami anggap representatif untuk kesahihan RUU ini”. jelasnya.

Andi Surya senator asal Lampung menjelaskan Lampung merupakan replika negara Indonesia, di dalamnya terdapat banyak suku yang bermukim di Lampung dengan pertumbuhan ekonomi yang cukup baik hal ini yang menjadi pertimbangan kami memilih Lampung sebagai kegiatan uji sahih, kata Andi.

“Namun sasaran pemerataan tidak saja antara kawasan, wilayah, daerah, tetapi juga intra masyarakat atau penduduk yang ada di dalamnya”. Kami mengharapkan melalui alui akademisi UMITRA dan Universitas Lampung diharapkan Komite I mendapat masukan bernas untuk isi RUU ini”. Ujarnya.

Sementara itu Taufik Hidayat menguraikan pertumbuhan ekonomi Lampung yang cukup baik di kawasan Sumbagsel, namun titik tekan pada Indeks Pembangunan Manusia yang menyorot pada sektor pendidikan, kesehatan, dan pendapatan yang cenderung secara nasional belum dapat dicapai secara optimal.

Pada sesi penutup Akademisi Fakultas Bisnis UMITRA Desmon mengatakan pertumbuhan ekonomi kita akhir-akhir ini cukup baik, namun Gini Ratio meningkat, artinya kesejahteraan meningkat namun masih terjadi ketimpangan antara masyarakat kelas menengah atas dengan kaum marjinal kelas bawah. Ini menjadi tantangan RUU ini”. tutupnya. (JL).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here